Pemicu Kanker dari Lemak Jenuh
Tubuh kita terdiri dari
sel-sel yang selalu tumbuh. Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat
pertumbuhan sel-sel yang berlebihan, maka akan terjadi suatu benjolan atau
tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor yang ganas inilah
yang disebut dengan kanker. Tumor ganas dapat menyebar luas ke bagian lain di
seluruh tubuh untuk berkembang menjadi tumor yang baru. Sel-sel yang menyebar
ini kemudian akan tumbuh berkembang di tempat baru, yang akhimya membentuk segerombolan
sel tumor ganas atau kanker baru. Tumor jinak biasanya merupakan gumpalan lemak
yang terbungkus dalam suatu wadah yang menyerupai kantong, sel tumor jinak
tidak menyebar ke bagian lain pada tubuh penderita.
Ada banyak perdebatan tentang hubungan kanker payudara dengan diet. Tetapi
ada bukti konsumsi lemak dapat meningkatkan resiko penyakit. Jenis lemak yang
memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging, mentega, makanan yang
mengandung susu full-cream (whole-milk dairy foods) dan asam lemak dalam
margarin. Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah
lemak tak jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan salmon
dan ikan air dingin lainnya. Lemak jenuh dalam daging dan produk susu dan asam
lemak dalam margarin meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sedangkan lemak
tak jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan tidak
menyebabkan kenaikan kadar estrogen dalam darah.
Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara Anda memasak daging
akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang
menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak,
semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat
dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.
Natural Nusantara memiliki 4 sekawan
penggempur sel kanker, yaitu Lecithin, Chlorophyllin, AMNE dan Royal Jelly. Ke
4 produk ini memiliki kandungan zat anti kanker yang sangat baik jika digunakan
secara rutin setiap harinya. Jadi, pertimbangkan kembali jenis makanan yang
hendak Anda konsumsi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar